• UK
  • 07:04 25 Nov 2009
  • |    Jakarta
  • 14:04 25 Nov 2009

Menteri Perdanganan Inggris Lord Davies mengunjungi Indonesia. (02/11/2009)

Lord Davies

Menteri Perdagangan Inggris Lord Davies of Abersoch.

Menteri Perdagangan Inggris Lord Davies of Abersoch akan berkunjung ke Indonesia pada tanggal 3-4 November 2009 untuk mengajak pemerintah Indonesia melawan keinginan akan proteksionisme.Menteri Perdagangan, Investasi dan Usaha Kecil, Lord Davies of Abersoch, akan menjadi menteri Inggris pertama yang akan bertemu dengan pemerintahan baru Indonesia. Indonesia adalah negara kedua yang beliau kunjungi sebelum Malaysia. Lord Davies akan bertemu dengan Menteri Keuangan dan Menteri Perdagangan sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah Inggris atas usaha mereka dalam menjaga pasar terbuka.Beliau juga akan bertemu dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral guna menunjukkan dukungan Inggris terhadap perusahaan-perusahaan minyak dan energi Inggris di Indonesia.

Lord Davies mengatakan: “Indonesia adalah negara dengan kekuatan pertumbuhan ekonomi yang paling baik di wilayah Asia Tenggara dan juga salah satu negara yang berpotensi menjadi negara terpenting di masa mendatang. Kami telah mengidentifikasi negara ini sebagai sebuah pasar dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi dan sangat berpotensi untuk eksportir Inggris. Perusahaan-perusahaan Indonesia dapat memperoleh keuntungan dari perdagangan dan berbisnis di Inggris.Dengan senantiasa membuka batasan merupakan satu-satunya cara untuk meningkatkan kesejahteraan. Saya ingin menyampaikan dukungan saya kepada pemerintah Indonesia serta ingin mendengarkan pendapat dari perusahaan-perusahaan Inggris agar kami bisa lebih meningkatkan dukungan kami kepada mereka. Saya sangat senang jika perusahaan-perusahaan Indonesia dapat melihat perusahaan-perusahaan Inggris sebagai mitra kerja pilihan mereka.”

Tahun lalu, GDP Indonesia tumbuh hingga 6,1 persen. Kondisi ekonomi telah dibantu oleh paket stimulus sebesar $5 milyar. Negara ini memiliki pertumbuhan kelas menengah dimana 20 juta orang memiliki daya beli yang tinggi. Pusat-pusat perbelanjaan Inggris mulai membuka cabangnya di Indonesia.

Back to newsroom




Search tips

Back to top

Back to top